art.WOULD.never.DIE
Kuning!

Selagi browsing, iseng-iseng nyari tentang warna kuning nih, kebetulan ketemu artikel berjudul “Warna Kuning Membuat Tidur Berkualitas”.

Jadi di dalam artikel itu dikatakan, kuning secara psikologis memicu amarah dan frustasi. Dan juga warna kuning membuat mata lebih cepat lelah karena banyak cahaya yang dipantulkan oleh warna kuning sendiri.

Apabila anda termasuk orang yang menyukai warna kuning dan ingin mewarnai dinding kamar anda dengan warna kuning, tentu itu bukanlah pilihan yang tepat, karena bertentangan dengan fungsi kamar tidur sebagai tempat beristirahat sedangkan warna kuning sendiri membuat mata kita menjadi lebih cepat lelah.

Agar tetap bisa memberikan nuansa kuning di kamar tidur, ada beberapa alternatif, misalnya menggunakan lampu tidur yang berwarna kuning yang dapat membuat kita lebih nyaman dan santai dibandingkan lampu putih dan juga mewarnai dinding bagian belakang tempat tidur dimana posisi ini berlawanan dengan arah pandangan mata saat berbaring di tempat tidur.

Dengan cara di atas, walau kuning yang mengganggu kenyamanan mata itu dipergunakan sebagai warna dinding kamar tidur, kuning tak akan mengganggu istirahat pengguna ruangan. Tidur yang berkualitas pun dapat diperoleh.

Nah, kira-kira begitu inti dari artikel itu. Saya sendiri termasuk orang yg menyukai warna kuning :D mungkin nantinya akan saya aplikasikan langsung ke ‘rumah’ saya nantinya hehe :D

Some pretty pictures remind me of my younger sister :’)

miss Jesslyn!! 

New in using Adobe Flash CS4 *wow*

Jadiii, di mata kuliah PTM alias Pengantar Teknologi Multimedia, saya sebagai mahasiswa UMN, diajarkan mengenal dasar dasar beberapa software. Software yang sudah pernah dikupas sampai saat ini adalah Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft Power Point, Adobe Photoshop, dan yang terbaru adalah Adobe Flash CS4. Dari software-software tersebut, semuanya sudah pernah saya coba, kecuali “Adobe Flash CS4”.

Dengan Adobe Flash CS4, kita dapat membuat semacam animasi yang dapat divariasikan sesuai keinginan kita dengan menggunakan fitur-fitur yang ada di dalam software ini. Awalnya, saya sama sekali ga ngerti gimana cara mengoperasikan Adobe Flash CS4, tapi dari PTM, saya jadi tahu sedikit banyak, hehehe

Dari pelajaran ini, saya sudah dapat membuat sebuah gambar bergerak alias animasi kecil-kecilan. Tapi berhubung saya ga ngerti gimana cara nampilinnya di tumblr, jadi kapan-kapan aja deh ya nampilinnya :p wkwkwkwk

Terus, pertemuan hari ini, saya diminta membuat blog, tapi bagi yang sudah punya blog, diminta untuk membuat 2 post terbaru, dengan topik apa saja. maka saya membuat post kali ini, hehehehe :D juga untuk membuat tampilan blog menjadi semakin menarik. Jadi, saya harap tampilan blog saya sudah menarik yah! :D

Color Theory : Day 4! Yihaaaaa~~~!!!

Hai hai semuanyaaaa

Color Theory? Tugas minggu lalu? Yang gradasi warna itu? Nanya saya dapet nilai berapa?

Wiiiiih, seneng pake bangeeeeeet!!! 95!!! Huahahaha, ga sia sia looooh yaaaaa, hehehe

Apa? Mau liat lagi karya nya? Yuk mariiii~

Fufufu~ Seneng banget daaaah ya dapet 95! hehehe

Jadi, di pertemuan ke 4 ini (lebih tepatnya kemarin kali yak, berhubung baru sempet udpate lagi :p) kita tuh maju presentasi tugas “Color Harmony Packaging” yang dikasih minggu lalu sama si Bapak Santo Tjhin iniii. Jadi kita diminta mempresentasikan warna-warna pilihan kita di depan kelas. Daaaaaaan….. kelompok ku itu dapet entah keberuntungan atau gimana yak, GILIRAN PERTAMA! osh, horor abiiis!! hahaha

Hmm, saya mau share disini deh tugas kemarin. hehe

Nah, itu dia, hasil packaging kelompok sayaaa~!

Tugas presentasi ini kelompok saya dapet nilai 85 looooh, senengnyaaaaaaaaaa! *dancing* huahahaha

Jadiiiiiii, kesimpulannyaaaaaa…… Penggunaan warna pada package produk-produk tertentu emang seharusnya ada alasannya kali yah, jadi kan mendukung image produk tersebut. Disesuaikanlah sama jenis produknya juga, biar masyarakat juga gak salah kaprah begitu melihat package-nya.

Color Theory : Day 3! Yuhuuuuu~

Sebelum masuk ke materi di hari ketigaaaaa, saya mau memamerkan hasil dari tugas mata kuliah Color Theory minggu lalu!

Check them out ya! Yihaaaa~

Penasaran dong pastinya yang mana yang hasil jerih payah dan keringat saya sendiriiiii? HAHA

Okay, yang saya buat adalah gradasi dari warna :

  • Putih - Hijau
  • Kuning - Hijau
  • Merah - Ungu - Biru

Setidaknya, saya sudah bisa membuat gradasi hingga tiga warnaaaa! Uyeeee *dancing*

Tugas tadi sih uda dikumpul, cuma belum dikasih tau nih nilai nya berapa, ckck *curious*

Nah, udah liat hasil tugas sayaaaa, sekarang kita masuk ke Bab 3 : Subtractive & Additive Color !!

Warna Primer bisa dijabarkan menjadi warna RGB dan CMY. RGB adalah Additive dan CMY adalah Subtractive.

Pencampuran warna Additive mixing dapat menghasilkan warna sekunder dan warna putih, sedangkan warna Subtractive mixing menghasilkan warna additive dan warna hitam.

Di dalam mata manusia, ada 3 cones, yaitu L-cones, M-cones, dan S-cones yang dikenal sebagai panjang gelombang terpanjang (yaitu : merah), panjang gelombang sedang (yaitu : hijau) dan panjang gelombang pendek (yaitu : biru). Cones-cones inilah yang mempengaruhi penglihatan seseorang.

Deuteranopia

Deuteranopia adalah buta akan warna merah dan hijau yang ditemukan pada 6% populasi pria. 

Protanopia

Protanopia adalah buta akan warna merah dan hijau (juga).

Lalu apa yang membedakan diantara Deuteranopia dengan Protanopia?

Deuteranopia adalah kurang sensitifnya mata untuk melihat cahaya hijau, sedangkan Protanopia cahaya merah.

Penderita Protanopia lebih dikhawatirkan dalam melihat lampu rambu lalu lintas, warna merah yang ada di lampu tidak dapat didapat dengan baik oleh si penderita.

Optikal Ilusi atau nama gaul nya Optical Illusion

Optikal ilusi dapat terjadi jika kita melihat warna hitam dan putih secara bersamaan dan stimultan.

Beberapa contoh gambar yang menimbulkan optikal ilusi :

Perhatikan gambar ini. Apa yang kalian lihat? Garis horizontalnya sejajar gak sih? Kelihatannya acak-acakan. Bener ga?

2. 

Bandingan lingkaran yang ada di tengah dari masing-masing bentuk itu. Sebenernya kedua lingkaran itu sama besar gak sih? Ngga ah, yang sebelah kiri lebih kecil, yang sebelah kanan lebih besar. Ya kan?

3. 

Sekarang, yang ini. Kelihatannya seperti ada lensa cembung di sana, ya toh?

Yak, kalian semua sudah melihat kan optikal ilusi yang dimaksud. Pada gambar pertama, garis horizontal di sana sebenarnya adalah sejajar semua. Pada gambar kedua, lingkaran di tengah sebelah kanan dan kiri sebenarnya adalah sama besar. Dan di gambar ketiga, tidak ada lensa cembung atau apapun itu. Itu semua hanya optikal ilusi yang dihasilkan di antaran penggunaan warna hitam dan putih secara bersamaan.

Namun, sebenarnya optikal ilusi tidak hanya ditimbulkan dari warna hitam dan putih. Warna-warna lainnya pun bisa menghasilkan ilusi optik. Contohnya:

  • Perhatikan titik yang ada di tengah, lalu gerakan kepala kalian maju dan mundur. Apa yang kalian lihat dan rasakan?
  • Lihat gambar ini? Pasti kalian langsung merasakan ilusi yang dihasilkan deh! hahaha
  • Apa yang terasa? seperti bergetar-getar kan?

Yak, sekian untuk hari ketigaaaaa. 

Saya dapet tugas lagi loh di mata kuliah ini. Jadi, Pak Santo meminta kami sekelompok memilih-milih warna dalam packaging lalu dipresentasikan di depan kelas. Minggu depan nih presentasinya. Semoga aja lancar yaaaah! *praying*

Udah deh segitu dulu, udah ngantuk abisssss! Besok harus bangun pagi, Ganbatteeeee!

Color Theory : Day 2!

Hari kedua bertemu mata kuliah Color Theory bersama Mr. Santo Tjhin!

Okay, ada materi yang melanjutkan materi pertemuan kemarin nih, check them out!

Problem

Masalah apa? Ternyata warna bisa membuat masalah juga lho, ckck. Masalah disini salah satunya adalah masalah yang ditemui di antara designer - client, dimana designer dan client mempunyai persepsi dan asumsi masing-masing mengenai warna yang akan digunakan.

Perkembangan Warna untuk Seni Rupa

  Pelukis gua ditemukan di Lascaux dan Altamira - Perancis Selatan dan Spanyol. Warna yang sering dipakai oleh pelukis gua adalah kuning dan merah. Sekitar 20.000 tahun yang lalu, pelukis menggunakan biji-bijian, tanah liat, dan darah binatang untuk menghasilkan warna.

Lukisan di gua Lascaux :

 

Lalu, di gua Altamira :


 

  Pada masa Renaissance, seni dan budaya bersifat humanis.

Salah satu lukisan terkenal pada masa Renaissancce; The Birth of Venus:


  Pada abad ke 15, pewarnaan mulai menggunakan cat minyak dari tumbuh-tumbuhan. Lalu pada abad ke 19, seorang pelukis, William Turner merintis pigmen biru, kuning, dan merah.

Pada zaman Postimpresionisme, ada Vincent Van Gogh yang mempunyai ciri khas dengan warna yang sangat keras & kasar, Paul Gauguin dengan warna yang cemerlang. Lalu mereka menjadi pelopor gerakan baru, yaitu Ekspresionis, yang dilanjutkan oleh Paul Cezane. Paul Cezane memperkasar sapuan kuasnya, membuat datar dua dimensi serta membiarkan warna menjadi perspektif-memiliki kesan menarik.

Kemudian, lanjut ke bab 2 : “What do you see?” !!

Isaac Newton (1642-1727) tertarik akan teori warna dan cahaya. Pada akhir abad 17, beliau bereksperimen dengan prisma. Dia mengungkapkan bahwa cahaya terdiri dari CORPUSCLES, sedangkan James Clerk Maxwell mengungkapkan bahwa cahaya adalah elektromagnetik natural yang merambat.

  • The Thrichormatic Theory

Pada awal abad 19, Thomas Young (1773-1829) menyatakan bahwa mata harus berisi sel yang peka rangsangan.

Yah, kira-kira begitu lah materi di hari kedua Color Theory! Agak bosen sih karena teori terus.

Tapi kita dapet tugas nih! Kita diminta mengenal warna dasar dan warna turunan. Kita diminta untuk membuat gradasi warna! HAHAHA! Asik bangettttt!

I still put my phone next to me when I sleep. I am hoping you’d call in the middle of the night just for a company.
*act like new!* New Campus Life with Color Theory!

Hai!

Perkenalan dulu yah. Nama saya Monica Cathlin Mulyadi. Saya biasa dipanggil Monic atau Monica, tapi boleh juga Moncath. Apa maksud dari Moncath? Itu adalah singkatan dari nama depan dan nama tengah saya. Mengapa disingkat seperti itu? Alasannya adalah banyak yang bernama depan Monica, apalagi kalo ternyata “Monica” yang lain itu adalah teman saya sendiri ._. Jadi alangkah baiknya kalo dipanggil Moncath aja, hehehe.

Sekarang umur saya 18 tahun (uda tua yeee T^T). Saya kuliah di Universitas Multimedia Nusantara, jurusan Desain Komunikasi Visual. Hari ini adalah hari pertama saya di kelas Color Theory. Dosennya siapa? Baiklah, nama dosen saya di mata kuliah ini adalah Santo Tjhin S.sn, bla bla bla. Gelar si bapak dosen yang satu ini panjaaaaang macam keretaaaaaa. Yang saya inget cuma gelar seni aja, hahaha. Tapi satu yang pasti, beliau juga bisa hipnoterapi! Jadi berhati-hatilah kalian jika berhadapan dengan beliau, hahaha. Masih muda looooh! (Dia sih mengaku masih umur 17 tahun -_- hahaha)

Okeeeh, yang mau diceritakan kali ini adalah hari pertama di kelas Color Theory bersama Pak Santo. Jadi, hari ini saya (dan teman-teman sekelas lainnya, tentu saja) mendapatkan materi History & Color in Context.

Kira-kira mata kuliah hari ini bisa dijabarkan seperti di bawah ini.

Pendahuluan

1450, Johannes Gutenberg membuat informasi dan pengetahuan yang dapat diakses oleh publik dengan media cetak yang pada saat itu adalah dengan cara tradisional seperti di sablon. 

Pemahaman Dasar

  • Manusia diberi sensivitas visual yang luar biasa oleh Sang Pencipta, yang tidak hanya untuk biologis akan tetapi juga dapat digunakan untuk menganalisa, apresiasi, dan pemahaman dunia modern. Dengan melihat kita dapat mengatakan sesuatu itu indah, bagus, dan lain lain.
  • Graphic Design membuat segalanya lebih berwarna & indah. Tanpa pengaruh dari design, kehidupan sosial akan dipenuhi bayangan abu-abu. Ada apa dengan abu-abu? Warna abu-abu menggambarkan ketidakpastian.
  • Akses terhadap komputer, program graphis, dan internet menciptakan tantangan dan kesempatan bagi para designer. Mengapa tantangan? Karena kita dapat mengeksplor dan melihat karya-karya designer lain yang membuat kita harus menghindari kesamaan dengan karya mereka sehingga tidak ada istilah “plagiat” yang keluar dari designer lain yang ditujukan kepada kita, ouch. Mengapa kesempatan? Dengan komputer & program graphis, designer dapat menciptakan karya-karya digital. Melalui internet, designer dapat menyebarluaskan dan “memamerkan” karya-karya mereka sehingga dapat dilihat oleh masyarakat luas, bahkan dari luar negeri yang memungkinkan menjadi lahan mencari pekerjaan bagi designer.

Pemahaman Warna

  • Mengerti akan warna adalah KUNCI keberhasilan graphic design, baik di dalam maupun di luar dunia digital. Warna memiliki kekuatan dan makna sendiri. Jadi, ketika membuat karya, kita harus tahu mengapa kita menggunakan warna tersebut dan juga menghindari warna-warna yang memang tidak memiliki kekuatan dan makna yang ingin dicapai di dalam karya tersebut.
  • Warna sulit ditebak. Warna yang digunakan di dalam monitor komputer atau laptop mungkin akan berbeda dengan yang dihasilkan printer.
  • Design harus belajar membuat keseimbangan dari variabel, pencamuran dan perpaduan warna, tujuan akhir. SATISFYING TO A CLIENT.

Yah kira-kira begitulah materi kelas pertama Color Theory bersama bapak Santo Tjhin.

getover:

sweetmarshmalllow:

tumblr-nights:

bloomingsparks:

(via insanitylovesher, hollyiscool-deactivated20101015, bloomingsparks)
getover:

just-akissaway:

(via sweetflee, hwatttttt-deactivated20100921)